Perbedaan BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan

Mengenal BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan.

Sebagai seorang anggota komisi IX DPR RI,maka saya bertugas diseputaran kesehatan dan juga ketenagakerjaan. Dan BPJS adalah salah satu mitra kerja kami ( komisi IX DPR RI ). Banyak sekali masyarakat yang belum begitu mengerti, apa sebenarnya perbedaan antara BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Dan itulah salah satu tugas dari komisi IX,memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai apa yang masih belum masyarakat mengerti yang berkaitan dengan BPJS.

BPJS Kesehatan.

BPJS kesehatan adalah transformasi atau perubahan atau pembaharuan dari ASKES ( Asuransi Kesehatan ). Seperti namanya, BPJS kesehatan dibuat pemerintah di awal tahun 2014 untuk membantu masyarakat agar pelayanan kesehatan di Indonesia bisa dibuat semerata mungkin. BPJS kesehatan memiliki fungsi yang sempit. Yaitu hanya mengurus seputar pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia saja.

BPJS Ketenagakerjaan.

Kalau BPJS Kesehatan adalah transformasi dari ASKES, maka BPJS Ketenagakerjaan adalah transformasi dari Jamsostek ( Jaminan sosial tenaga kerja ). Secara garis besar,BPJS ketenagakerjaan mempunyai tugas yang sama dengan Jamsostek. Yaitu mengurus bidang kaminan kecelakaan kerja ( apabila mengalami kecelakaan disaat melakukan pekerjaanya), jaminan pemeliharaan kesehatan,jaminan kematian, jaminan hari tua ( apabila pekerja keluar dari pekerjaanya.)

Kendala program BPJS

Yang menjadi kendala dari program BPJS adalah kurangnya kesadaran dari institusi kesehatan,tenaga medis profesional dalam menyikapi adanya program BPJS ini. Masih banyak oknum yang belum bisa memberikan pelayanan terbaik. Padahal sudah ada perintah atau himbauan langsung dari presiden, siapapun masyarakat Indonesia,harus dilayani dengan baik. Bahkan ada “ ancaman “ bagi yang mengacuhkan himbauan tersebut.

Bahkan di beberapa daerah, pemimin daerah kerap melakukan sidak ke beberapa rumahsakit atau tempat publik yang khusus melayani masalah kesehatan. Tentu saja hal ini mereka lakukan untuk meng kontrol kinerja para tenaga medis dalam melayani kebutuhan masyarakat akan kesehatan

Untuk bisa merealisasikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam hal kesehatan, tidak hanya cukup menunggu action dari pemerintah ( pusat dan daerah) saja. Masyarakat juga bisa mengambil peran. Yaitu dengan melaporkan kepada dinas terkait terdekat apabila melihat atau mengalami sendiri pelayanan buruk dari institusi kesehatan atau tenaga medis profesional.

Leave a Reply

%d bloggers like this: