Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia beserta solusinya

Beberapa permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia

Setelah pada artikel sebelumnya telah kita bahas bersama mengenai apa itu tenaga kerja dengan beberapa pengelompokanya, kali ini kita akan mencoba mengupas mengenai permasalahan permasalahan ketenagakerjaan yang ada di Indonesia. Permasalahan permasalahan itu sangat wajar terjadi di sebuah negara sebesar Indonesia kita ini. Negara yang memiliki luas wilayah yang begitu besar dengan jumlah penduduk yang juga sangat besar.

Jumlah tenaga kerja yang tidak sebanding dengan kebutuhan

Permasalahan ketenagakerjaan pertama adalah mengenai tidak seimbangnya jumlah tenaga kerja dengan kebutuhan. Setiap tahun jumlah tenaga kerja di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup drastis , sementara jumlah kebutuhan akan tenaga kerja cenderung stabil ( tidak mengalami kenaikan yang significant). Hampir disemua bidang mengalami permasalahan yang sama.

Sebagai contoh : Tenaga kerja medis yang setiap tahun bertambah , namun jumlah rumahsakit,klinik kesehatan yang hampir tidak mengalami penambahan.

Solusi.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan menanamkan minat berwirausaha. Baik dalam skala kecil atau skala menengah ke atas. Dengan berwirausaha,ketergantungan akan adanya lapangan pekerjaan akan berkurang, dan akan membantu menyediakan lapangan pekerjaan kepada mereka yang masih belum mendapatkan pekerjaan

Kurang maksimalnya kualitas tenaga kerja.

Tidak dipungkiri kualitas tenaga kerja di Indonesia masih belum maksimal. Tentusaja tidak berarti semua tenaga kerja Indonesia masih buruk. Banyak yang sudah memenuhi kriteria,atau bahkan melebihi kriteria tenaga kerja profesional. Akan tetapi jauh lebih banyak mereka yang belum memiliki kemampuan maksimal. Tentusaja hal itu bukan 100% kesalahan dari tenaga kerja yang ada di Indonesia, kesalahan system dalam perekrutan juga menjadi salah satu penyebabnya. Masih banyak peruahaan/per orangan yang mencari tenaga kerja berpedoman dengan persyaratan tingkat pendidikan dan juga nilai akademis. Dan hal itu pula yang menjadi ( salah satu ) penyebab timbulnya ketidak jujuran para tenaga kerja dalam memenuhi persyaratan yang diberikan perusahaan tersebut ( menyangkut tingkat pendidikan dan nilai akademis). Entah dengan cara memalksukan ijazah,atau menempuh pendidikan tingkat lanjut ( perkuliahan ) dengan memilih jalan pintas.

Solusi.

Dan solusi dari permasalahan ini adalah dengan merubah system perekrutan tenaga kerja. Salah satunya adalah dengan menambahkan test/ujian praktek. Sehingga siapa siapa saja yang diterima untuk menjadi pekerja profesional adalah mereka mereka yang benar benar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Penyebaran tenaga kerja yang kurang merata.

Sampai saat ini masih banyak orang yang berpendapat kalau bekerja di kota besar yang memiliki UMR tinggi adalah jalan untuk memperoleh income yang tinggi. Karena itu,begitu banyak anak daerah yang berbondong bondong untuk mengadu nasib mencari pekerjaan di kota besar. Sementara jumlah kebutuhan tenaga kerja di kota tersebut tidak sebanyak tenaga kerja yang datang. Selain itu,hal ini mengakibatkan pertumbuhan perekonomian daerah menjadi semakin lambat. Karena tenaga kerja profesional yang dimiliki tiap daerah berlomba lomba untuk “ hijrah “ ke kota besar.

Solusi.

Solusi untuk permasalan ini adalah dengan menanamkan rasa cinta kepada daerah masing masing. Dengan memajukan daerah masing masing,tidak mustahil akan ada investor berdatangan untuk mau membuka lapangan pekerjaan di tiap daerah. Dengan demikian jumlah permintaan tenaga kerja di Indonesia akan semakin besar.

Leave a Reply

%d bloggers like this: